Wujudkan Sekolah Ramah Anak: MI Al Husna Ciledug Gelar Pembinaan Anti-Bullying Bersama Kepala Madrasah
Pada tanggal 18 Oktober 2024, MI Al Husna Ciledug kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Sebagai langkah nyata, pihak madrasah menyelenggarakan kegiatan pembinaan anti-bullying yang disampaikan langsung oleh Kepala Madrasah, Ibu Siti Mastiaroh, S.Ag., M.Pd. Dalam sesi pembinaan ini, beliau menekankan bahwa madrasah harus menjadi rumah kedua bagi siswa, di mana setiap anak merasa dihargai dan dilindungi tanpa rasa takut akan perundungan.
Dalam arahannya pada kegiatan tersebut, Ibu Siti Mastiaroh, S.Ag., M.Pd. menjelaskan secara mendalam mengenai definisi perundungan (bullying), mulai dari tindakan fisik, verbal, hingga cyber bullying. Beliau memaparkan bahwa tindakan sekecil apa pun yang bertujuan menyakiti atau merendahkan orang lain tidak dapat ditoleransi di lingkungan MI Al Husna Ciledug. Sosialisasi tanggal 18 Oktober ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa agar mereka mampu mengenali perilaku negatif tersebut dan memiliki keberanian untuk menolaknya sejak dini.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah mengajak seluruh siswa untuk menumbuhkan sikap empati dan kasih sayang antar sesama teman. Beliau menekankan pentingnya nilai-nilai agama sebagai landasan dalam berinteraksi, sebagaimana diajarkan dalam Islam bahwa setiap muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Dengan menginternalisasi nilai akhlakul karimah, diharapkan siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kelembutan hati untuk selalu saling menolong dan menjauhi permusuhan.
Pembinaan ini juga menegaskan peran aktif para guru dan staf pendidikan untuk selalu waspada dan responsif terhadap dinamika perilaku siswa di sekolah. Ibu Siti Mastiaroh mengingatkan bahwa pengawasan bukan hanya tugas guru piket, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga madrasah. Melalui sistem pelaporan yang aman dan terbuka yang diperkenalkan dalam pertemuan tersebut, setiap siswa didorong untuk berani berbicara jika melihat atau mengalami tindakan yang tidak menyenangkan.
Sebagai penutup kegiatan pada hari itu, seluruh warga sekolah menyatakan komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan di MI Al Husna Ciledug. Dengan adanya edukasi berkelanjutan ini, diharapkan madrasah mampu mencetak generasi yang berkarakter kuat, toleran, dan saling mendukung dalam kebaikan. Langkah preventif yang dilaksanakan pada pertengahan Oktober ini menjadi fondasi penting bagi MI Al Husna Ciledug dalam mencetak lulusan yang unggul dalam prestasi sekaligus mulia dalam etika.






